Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyebab penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan arteri koroner, mulai dari terjadinya ateroklerosis (kekakuan arteri) maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis atau tanpa gejala sekalipun.

Faktor risiko dari penyakit jantung koroner ini dapat bermula dari usia, jenis kelamin, stress, penyakit kencing manis, kegemukan, kurang gerak, asam urat, kekurangan estrogen, peningkatan fibrinogen, peradangan, dan masih banya faktor risiko yang lain sudah tercatat sebagai faktor risiko.

Gambar penyakit jantung koroner

Gambaran faktor risiko yang disebutkan sangat membantu untuk mengidentifikasi orang-orang yang perlu mendapatkan tindakan pencegahan dan juga termasuk penatalaksanaan bagi mereka yang sudah menderita penyakit jantung koroner.

Fakotor risiko penyakit jantung koroner

Faktor risiko dapat dibagi menjadi 2, yakni yang tidak dapat dimodifiaksi (diubah) dan yang dapat dimodifikasi.

1. Yang tidak dapat dimodifikasi, antara lain adalah jenis kelamin laki-laki dan usia. Data menunjukkan bahwa laki-laki jauh lebih banyak menderita penyakit jantung koroner dibanding perempuan. Perempuan baru banyak menderita penyakit jantung koroner sesudah meonpause, yaitu pada usia di atas 50 tahun. Hal ini disebabkan karena hormon estrogen memiliki efek proteksi terhadap terjadinya aterklerosis di pembuluh darah koroner. Usia juga merupakan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Semakin lanjut usia, semakin tinggi kemungkinan terjadinya penyakit jantung koroner.

Adapula yang mengatakan bahwa penyakit jantung koroner juga bisa diakibatkan oleh faktor genetis (keturunan). Misalnya, mereka yang masih berusia muda namun menderita penyakit jantung koroner tanpa faktor risiko yang signifikan dan relevan bisa digolongkan memiliki penyakit keturunan.

2. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi, antara lain :

– Faktor stress yang diliputi kecemasan akan suatu hal yang harus selalu diperhatikan dan diperhitungkan sebagai faktor risiko utama di antara faktor risiko penyakit jantung koroner lainnya.

– Kepemilikan penyakit diabetes mellitus yang semakin memberatkan kondisi penyakit jantung koroner yang selalu didentikan dengan kadar gula darah yang melebihi ambang normal, penyakit kolesterol dan hipertensi.

faktor yang dapat dimodifikasi ini diartikan sebagai penyakit penyebab lainnya yang membawa atau mengakibatkan komplikasi pada penyakit jantung koroner.

Penyebab penyakit jantung koroner antara lain:

– Tekanan darah tinggi / hipertensi

Memiliki tekanan darah yang tinggi mengakibatkan kinerja jantung yang semakin tinggi pula. Itu menyebabkan dinding pada janutng menebal dan meningkatkan resiko muncuknya penyebab penyakit jantung koroner. Selama ini ada dua pengukuran darah. Tekanan sistolik adalah tekanan darah yang memancar dari jantung ke seluruh tubuh. Tekanan diastolik adalah tekanan darah yang kembali mengisi jantung. Secara umum seseorang dikatakan darah tinggi apabila memiliki tekanan darah sistolik/diastoliknya diatas 140/90 mmHg.

– Diabetes mellitus

Diabetes adalah salah satu penyebab penyakit jantung koroner, terlebih lagi apabila kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik. Dua pertiga dari penderita penyakit diabetes meninggal karena penyakit jantung.

– Kolesterol tinggi

Penyebab penyakit jantung koroner adalah endapan lemak pada dinding arteri yang terdiri dari kolesterol dan zat buangan lainnya.Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang secara alamiah dihasilkan oleh tubuh dan bermanfaat bagi pembentukan dinding sel dan hormon. Untuk itu anda harus terus menjaga kadar koleterol dalam darah untuk menghindari penyakit jantung menyerang anda.Dua pertiga dari kolesterol ini diproduksi oleh hati (liver), sedangkan sepertiganya lagi diperoleh langsung dari makanan yang anda konsumsi.

– Trombisis

Trombosis adalah gumpalan darah yang terdapat pada arteri atau vena. Bila trombosis terjadi pada pembuluh arteri koroner, itu menjadi salah satu penyebab penyakit jantung koroner. Trombosis biasanya berada pada dinding pembuluh yang menebal karena aterosklerosis. Untuk anda yang memiliki kebiasaan merokok usahakan untuk berhendi merokok mulai dari sekarang. Merokok dapat meningkatkan risiko trombosis hingga beberapa kali lipat yang menyebabkan anda terkena penyakit jantung.

– Penuaan atau Monopause

Risiko penyakit jantung koroner meningkat seiring bertambahnya usia anda. Semakin tua tubuh umur anda, semakin menurun pula efektivitas organ-organ tubuh, termasuk sistem kardiovaskuler nya. Lebih dari 80 % dari penderita penyakit jantung koroner berusia di atas 60 tahun dan laki-laki cenderung lebih cepat terkena penyakit ini dibandingkan dengan perempuan, yang risikonya baru meningkat drastis setelah anda menopause.

– Keturunan

Risiko munculnya penyebab penyakit jantung koroner pada diri anda akan lebih tinggi lagi apabila salah satu dari orang tua Anda juga memiliki riwayat terkena penyakit jantung koroner. Terlebih bila anda sudah mulai mengidap di usia kurang dari 60 tahun.

Gejala dari penyebab penyakit jantung koroner ini seperti rasa lelah yang dirasakan meskipun tidak sedang melakukan kegiatan apapun. Gejala lainnya adalah mual, muntah, keringat dingin yang berlebihan, pusing, melayang, pingsan, dan gangguan pada tidur anda yang datang tanpa sebab yang jelas. Dan nyeri yang disebabkan karena otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang.

Apabila anda sudah merasakan salah satu saja dari gejala tersebut ada baiknya anda segera melakukan tindakan untuk cek kedokter pribadi anda. Selamat membaca dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Penyakit Jantung and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *