Gejala Penyakit Jantung

Gambaran klinis atau gejala penyakit jantung yang timbul akibat arterosclerosis sangat tergantung pada berat ringannya penyumbatan. Pada penyumbatan yang berat biasanya terjadi infrak miocard accut atau kematian pada otot jantung, ditandai dengan angina pectoris, nyeri dada yang berlangsung selama 1-5 menit, kadang-kadang bisa 10-15 menit.

gejala penyakit jantung

gejala penyakit jantung

Berbagai gejala penyakit jantung yang timbul akibat sistem perdaran darah (kardiovaskuler) yang terganggu sebagai berikut :

a. Angina Pectoris (nyeri dada)

Gejala angina pectoris berupa nyeri dada akibat infrak miocard accut yang menjadi gejala penyakit jantung. Nyeri dada seperti ditekan benda berat yang dapat terjadi di seluruh bagian dada. Nyeri pada dada terjadi sekitar beberapa menit atau kadang hilang kadang timbul.Pemeriksaan pada kasus ini biasanya dilakukan dengan melihat bidang dada, bahu dan leher. Jika terjadi ketidak harmonisan, dokter mencurigainya sebagai serangan jantung. Serangan ini berlalu setelah 130 menit diberikan notroglycerin. Pada kasus noncoroner, gejala ini bisa terjadi akibat emboli (gelembung) yang mengganggu pembuluh darah paru, neurotic pada aorta, gangguan pada perut (gastrointestinal) dan masalah psikologis.

b. Dyspnea (keuslitan bernapas)

Gejala ini sering menandakan kegagalan jantung, akibat otot jantung tidak mampu bekerja dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, penderita harus tidur telentang dan kepalanya diganjal dua atau tiga bantal. Kesulitan bernapas ini sering diakibatkan oleh tidak efektifnya jantung memompa darah, sehingga paru-paru kekurangan darah. Di samping akibat lemah jantung, gejala ini karena pembesaran jantung.

c. Palpitation (jantung berdebar)

Gejala palpitation berupa rasa seperti tertumbuk di rongga dada dan jantung. Jika penyebab penyakit jantung ini dilihat dengan mata telanjang, penyebabnya sulit diketahui secara pasti, karena sangat banyak kemungkinan penyebabnya. Karenanya perlu dilakukan pemeriksaan kecepatan debar jantung dan frekuensinya serta berbagai faktor penyebab lainnya. Jantung berdebar umumnya terjadi karena adanya penebalan otot pada katup jantung. Hal ini menyebabkan terjadinya penyempitan pada katup jantung sehingga menyebabkan kebocoran.

d. Syncope (pingsan)

Penderita syncope (pingsan) bisa sampai kehilangan kesadaran. Ditinjau dari etimologi, penyakitnya bisa disebabkan gangguan detak jantung, gangguan dinding jantung, dan tekanan darah tinggi, sehingga detak jantung menjadi tidak berirama atau tidak beraturan.

e. Fatigue (keletihan)

Penyebab penyakit jantung memiliki gejala berupa gagal jantung yang disebabkan terganggunya fungsi katup mitral pada jantung, klep paru atau klep aorta yang selalu diikuti oleh gejala (symptom) anemia yang menyebabkan penderita lemah dan tidak bergairah. Kelelahan juga kerap anda rasakan meskipun anda tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Rasa lelah juga sering anda rasakan ketika bangun tidur. Sekitar 70 % kelelahan merupakan gejala awal dari penyakit jantung yang berakibat kurangnya oksigen menuju ke jantung.

f. Cough (batuk-batuk)

Cough atau batuk-batuk disebabkan tidak terkendalinya produksi lendir karena tingginya tekanan darah di paru-paru yang salah satunya akibat tekanan darah tinggi. Dalam kasus ini terjadi penumpukan lendir dalam paru-paru. Gejala penyakit jantung yang timbul antara lain penderita merasa sesak dan sakit di dada bagian tengah.

g. Hemoptysis (darah berbusa)

Gejala ini terjadi akibat adanya gangguan pada katup mitral, infrak paru, atau emboli pada paru. Gejala ini diduga memiliki hubungan yang signifikan dengan tuberculosis yang diderita pasien.

h. Cyanosis (kadar hemoglobin menurun)

Turunnya kadar hemoglobin dalam pembuluh darah menimbulkan gejala peradangan pada mata, mulut dan bibir. Untuk mengetahui penyebabnya perlu dilakukan penelitian intensif. Biasanya gejala ini terjadi akibat produksi darah merah dalam tubuh tidak normal.

i. Edema (Lendir berkumpul)

Akibat pengumpulan lendir di pembuluh darah, pengiriman darah ke vena terganggu. Pada kodnisi ini cairan dapat masuk ke pembuluh kapiler dan menyebabkan paru-paru dan pembuluh darah halus disekitarnya terganggu. Jantung pun menjadi lemah akibat suplai darah yang dikirim paru-paru ke serambi kiri berkurang.

Penyebab penyakit jantung

1. Gaya Hidup

Gaya hidup memiliki pengaruh yang penting untuk kesehatan jantung anda. Gaya hidup yang tidak teratue seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, doyan dugem, tidur tidak teratur, anak meningkatkan peluang munculnya gejala penyakit jantung.

2. Keturunan dan penyakit kronis

Sebagian dari anda yang memiliki orang tua dengan riwayat penyakit jantung, maka anda memiliki peluang untuk terkena gejala penyakit jantung seperti orang tuanya. Selain dari keturunan, penyakit kronis juga merupakan pemicu penyebab penyakit jantung. Penyakit kronis yang dimaksud seperti diabetes dan obesitas yang berpotensi tinggi menjadi penyebab penyakit jantung.

3. Kadar kolesterol dalam darah.

Kolesterol menjadi penyebab penyakit jantung nomor dua untuk penyakit jantung. Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah memicu pembentukan p;ak di pembuluh darah yang menunggu pasokan darah normal untuk tubuh dan menyebabkan gagal jantung.

4. Tekanan darah tinggi

Musuh yang paling utama penyebab penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi. Setiap adanya kasus kematian akibat serangan jantung karena tekanan darah tinggi. Bagi anda yang memiliki hipertensi ada baiknya anda terus mengontrol kesehatan jantung anda setidaknya tiga kali dalam setahun untuk mengurangi munculnya gejala penyakit jantung.

5. Usia dan Jenis Kelamin

Untuk anda yang berusia diatas 65 tahun memiliki peluang besar terkena penyakit jantung. Penyakit jantung sebagian besar menyerang pria dari pada wanita.

Posted in Penyebab Penyakit Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Jantung

Serangan penyakit jantung adalah terhentinya aliran darah yang menuju kejantung dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati. Kardiovaskuler berasal dari kata cardio dan vascular. Cardio berarti jantung, vascular berarti pembuluh darah. Dengan demikian, kardiovaskuler artinya pembuluh darah yang berhubungan dengan jantung. Kardiovaskuler disini adalah penyakit-penyakit pembuluh darah yang mempunyai hubungan langsung dengan kerja jantung.

Jantung bekerja memompa darah melalui jaringan pembuluh darah ke seluruh bagian tubuh. secara klinis penyakit jantung terjadi karena adanya penyempitan pembuluh darah.

penyakit jantung

penyakit jantung

Berikut ini beberapa faktor penyebab penyakit jantung penyempitan pembuluh darah pada  :

1. Penyempitan pembuluh darah biasanya terjadi akibat proses arterosclerosis, yaitu terbentuknya bercak menebal pada dinding pembuluh arteri bagian dalam, sehingga mempersempit aliran darah ke otot jantung. Penyempitan itu bisa terus menebal hingga menutupi aliran darah dalam arteri koronaria yang akhirnya membunuh jantung. Proses arterosclerosis sering terjadi akibat faktor usia, yakni faktor yang tidak bisa dicegah karena proses alamiah.

2. Faktor bawaan sejak lahir. Faktor ini juga sulit untuk dikendalikan.

3. Terjadinya penumpukan kolesterol yang sebenarnya dibutuhkan untuk memelihara kelangsungan fungsi-fungsi organ. Meskipun demikian, jika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, dan mempermudah terjadinya bercak pada dinding dalam arteri koronia.

Tanda atau gejala penyebab penyakit jantung

- Nyeri dada dan tubuh

Nyeri dada merupakan gejala umum penyakit jantung. Gejala ini lebih sering dirasakan oleh wanita karena penyumbatan arteri yang menyebabkan aliran darah ke seluruh tubuh tidak lancar. Kondisi nyeri pada dada juga dapat menyebabkan mati rasa dan kelemahan tubuh.

Nyeri tubuh menjadi pertanda kuat penyakit jantung. Nyeri tubuh pada pria dirasakan di bagian lengan sebelah kiri, sementara pada wanita biasanya pada kedua lengan. Rasa nyeri juga sering dirasakan bagian tubuh lainnya seperti bagian bahu, punggung siku, dan leher. Nyeri pada tubuh terjadi di beberapa titik yang disebabkan karena terjadi penyumbatan pada arteri.

- Sakit Kepala

Pada sebagian besar dari anda yang memiliki masalah pada jantung pasti akan merasakan sait kepala saat terkena paparan cahaya. Ini sangat berpengaruh pada denyut jantung, bisa denyut jantung menjadi lebih cepat atau lebih lambat. Terutama pada wanita yang sering mengalami migren atau gangguan visual. Wanita tersebut akan mengalami sakit kepala setidaknya 2 kali dalam sebulan. Sakit kepala seperti ini harus diwaspadai karena bisa saja ini merupakan gejala berkembangnya penyebab penyakit jantung.

Apabila pada saat anda merasakan sakit pada kepala dan mengalami denyut jantung yang tidak teratur, umumnya terjadi karena adanya penebalan otot. Penebalan otot ini terjadi pada ketup jantung dan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pada katup yang dapat berakibat pada kebocoran.

- Kelelahan dan sesak nafas

Pada penderita penyakit jantung akan mudah lelah meskipun tidak melakukan kegiatan apapun. Rasa lelah yang anda rasakan juga akan menghampiri saat anda bangun tidur. Apabila anda merasakan hal seperti itu ada baiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter pribadi anda. Sesak nafas disebabkan karena adanya penebalan pembuluh darah yang menghambat pasokan darah ke seluruh tubuh. Sesak nafas dapat menimbulkan penyebab lainnya seperti, denyut jantung yang tidak teratur, kelainan organ hati atau infeksi, penebalan otot jantung, serta kelainan pada katup jantung anda.

Penyebab penyakit jantung dapat dihindari dengan pola hidup yang sehat. Mungkin anda tidak menyadari bahwa ada beberapa jenis makanan yang anda makan setiap harinya memiliki potensi besar menyebabkan penyakit jantung. Untuk anda yang memiliki kelainan pada jantung sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan dibawah ini karena dapat menjadi penyebab serangan jantung.
Makanan penyebab serangan jantung antara lain:

– Makanan yang mengandung lemak berpotensi menjadi penyebab penyakit jantung apabila dikonsumsi secara berlebihan. Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah, aneka produk susu, kelapa , dan minyak sawit yang dapat menyebabkan organ jantung dapat mengeras dan menyempit.

– Kuning telur yang berlebihan menjadi salah satu makanan yang berpotensi menjadi penyebab penyakit jantung. Namun dengan memakan telur dalam jumlah yang cukup tidak akan membahayakan kesehatan jantung anda. Karena mengkonsumsi telur dalam jumlah yang berlebihan akan meningkatkan jumlah kolesterol yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

– Makanan yang sering anda konsumsi sehari-hari seperti olahan keripik dengan berlebihan akan mengakibatkan kesehatan jantung anda menjadi terganggu. Ataupun makanan yang dipanggang maupun makanan cepat saji yang juga menjadi penyejab penyakit jantung jika dikonsumsi secara berlebih. Karena makanan ini mengandung lemak dan tidak baik untuk organ jantung anda.

Beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyebab penyakit jantung antara lain:

– Nyeri di daerah kedua lengan, punggung atas, leher, dan rahang yang tidak jelas penyebabnya sering kali berupa keluhan seperti diikat tali dengan kuat. Juga nyeri dada yang seperti ditekan benda berat yang dapat terjadi di seluruh bagian dada selama beberapa menit atau timbul hilag.

– Sulit bernafas dengan nyeri dada atau tidak dengan nyeri dada sekalipun. Serta pusing, rasa melayang, pingsan, gangguan susah tidur, yang terjadi tampa sebab yang jelas.

– Rasa lelah meskipun sedang dudu atau beristirahat yang dialami dnegan keringat yang berlebihan.

Posted in Penyebab Penyakit Jantung | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyebab penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan arteri koroner, mulai dari terjadinya ateroklerosis (kekakuan arteri) maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis atau tanpa gejala sekalipun.

Faktor risiko dari penyakit jantung koroner ini dapat bermula dari usia, jenis kelamin, stress, penyakit kencing manis, kegemukan, kurang gerak, asam urat, kekurangan estrogen, peningkatan fibrinogen, peradangan, dan masih banya faktor risiko yang lain sudah tercatat sebagai faktor risiko.

Gambar penyakit jantung koroner

Gambaran faktor risiko yang disebutkan sangat membantu untuk mengidentifikasi orang-orang yang perlu mendapatkan tindakan pencegahan dan juga termasuk penatalaksanaan bagi mereka yang sudah menderita penyakit jantung koroner.

Fakotor risiko penyakit jantung koroner

Faktor risiko dapat dibagi menjadi 2, yakni yang tidak dapat dimodifiaksi (diubah) dan yang dapat dimodifikasi.

1. Yang tidak dapat dimodifikasi, antara lain adalah jenis kelamin laki-laki dan usia. Data menunjukkan bahwa laki-laki jauh lebih banyak menderita penyakit jantung koroner dibanding perempuan. Perempuan baru banyak menderita penyakit jantung koroner sesudah meonpause, yaitu pada usia di atas 50 tahun. Hal ini disebabkan karena hormon estrogen memiliki efek proteksi terhadap terjadinya aterklerosis di pembuluh darah koroner. Usia juga merupakan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Semakin lanjut usia, semakin tinggi kemungkinan terjadinya penyakit jantung koroner.

Adapula yang mengatakan bahwa penyakit jantung koroner juga bisa diakibatkan oleh faktor genetis (keturunan). Misalnya, mereka yang masih berusia muda namun menderita penyakit jantung koroner tanpa faktor risiko yang signifikan dan relevan bisa digolongkan memiliki penyakit keturunan.

2. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi, antara lain :

– Faktor stress yang diliputi kecemasan akan suatu hal yang harus selalu diperhatikan dan diperhitungkan sebagai faktor risiko utama di antara faktor risiko penyakit jantung koroner lainnya.

– Kepemilikan penyakit diabetes mellitus yang semakin memberatkan kondisi penyakit jantung koroner yang selalu didentikan dengan kadar gula darah yang melebihi ambang normal, penyakit kolesterol dan hipertensi.

faktor yang dapat dimodifikasi ini diartikan sebagai penyakit penyebab lainnya yang membawa atau mengakibatkan komplikasi pada penyakit jantung koroner.

Penyebab penyakit jantung koroner antara lain:

– Tekanan darah tinggi / hipertensi

Memiliki tekanan darah yang tinggi mengakibatkan kinerja jantung yang semakin tinggi pula. Itu menyebabkan dinding pada janutng menebal dan meningkatkan resiko muncuknya penyebab penyakit jantung koroner. Selama ini ada dua pengukuran darah. Tekanan sistolik adalah tekanan darah yang memancar dari jantung ke seluruh tubuh. Tekanan diastolik adalah tekanan darah yang kembali mengisi jantung. Secara umum seseorang dikatakan darah tinggi apabila memiliki tekanan darah sistolik/diastoliknya diatas 140/90 mmHg.

– Diabetes mellitus

Diabetes adalah salah satu penyebab penyakit jantung koroner, terlebih lagi apabila kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik. Dua pertiga dari penderita penyakit diabetes meninggal karena penyakit jantung.

– Kolesterol tinggi

Penyebab penyakit jantung koroner adalah endapan lemak pada dinding arteri yang terdiri dari kolesterol dan zat buangan lainnya.Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang secara alamiah dihasilkan oleh tubuh dan bermanfaat bagi pembentukan dinding sel dan hormon. Untuk itu anda harus terus menjaga kadar koleterol dalam darah untuk menghindari penyakit jantung menyerang anda.Dua pertiga dari kolesterol ini diproduksi oleh hati (liver), sedangkan sepertiganya lagi diperoleh langsung dari makanan yang anda konsumsi.

– Trombisis

Trombosis adalah gumpalan darah yang terdapat pada arteri atau vena. Bila trombosis terjadi pada pembuluh arteri koroner, itu menjadi salah satu penyebab penyakit jantung koroner. Trombosis biasanya berada pada dinding pembuluh yang menebal karena aterosklerosis. Untuk anda yang memiliki kebiasaan merokok usahakan untuk berhendi merokok mulai dari sekarang. Merokok dapat meningkatkan risiko trombosis hingga beberapa kali lipat yang menyebabkan anda terkena penyakit jantung.

– Penuaan atau Monopause

Risiko penyakit jantung koroner meningkat seiring bertambahnya usia anda. Semakin tua tubuh umur anda, semakin menurun pula efektivitas organ-organ tubuh, termasuk sistem kardiovaskuler nya. Lebih dari 80 % dari penderita penyakit jantung koroner berusia di atas 60 tahun dan laki-laki cenderung lebih cepat terkena penyakit ini dibandingkan dengan perempuan, yang risikonya baru meningkat drastis setelah anda menopause.

– Keturunan

Risiko munculnya penyebab penyakit jantung koroner pada diri anda akan lebih tinggi lagi apabila salah satu dari orang tua Anda juga memiliki riwayat terkena penyakit jantung koroner. Terlebih bila anda sudah mulai mengidap di usia kurang dari 60 tahun.

Gejala dari penyebab penyakit jantung koroner ini seperti rasa lelah yang dirasakan meskipun tidak sedang melakukan kegiatan apapun. Gejala lainnya adalah mual, muntah, keringat dingin yang berlebihan, pusing, melayang, pingsan, dan gangguan pada tidur anda yang datang tanpa sebab yang jelas. Dan nyeri yang disebabkan karena otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang.

Apabila anda sudah merasakan salah satu saja dari gejala tersebut ada baiknya anda segera melakukan tindakan untuk cek kedokter pribadi anda. Selamat membaca dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

Posted in Penyebab Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , | Leave a comment